Seakan tak terasa dan berlalu terlalu cepat, akhirnya 6 semester telah terlewati. Apalagi bila melupakan prosesnya: tugas-tugasnya, ujian-ujiannya, praktik-praktiknya. Terasa baru kemarin berselancar di internet, daftar online lalu bayar biaya pendaftaran dan seterusnya, kini kami berhasil wisuda dengan elegan. Semester tiap semester terlalui dengan cukup asyik. Walau pun tiap jalan yang terlewati tidak selamanya mulus, namun justru yang berliku dan berbatulah yang membuat masa lalu menjadi memori tersendiri.

Teringat dulu selepas lulus masa SMA, saya berusaha mendaftar dimana-mana. Mencoba SNMPTN undangan dan tulis, mencoba tes AMG, STTD, Akpol, Akmil dan tentu saja D3K PLN. Dari semua yang dicoba, ternyata ada tiga yang tembus sampai pengumuman akhir. Dan karena merasa lebih ditakdirkan dan karena lain hal, akhirnya alhamdulillah terpilihlah program D3K PLN Polines. Sebuah program pendidikan jenjang ahli madya kerjasama PT PLN dan institusi pendidikan Polines Semarang. Kebetulan hanya ada dua konsentrasi program studi (prodi) yang ditawarkan, yaitu prodi teknik listrik (teknik elektro) dan prodi teknik konversi energi (teknik mesin). Saya melamar pada prodi teknik listriknya, karena lebih tertarik tentang elektro dan juga saran orang tua.

Proses seleksi masuk program D3K PLN tahun 2011 dulu, ada beberapa tahapan. Tahapan yang pertama ada seleksi Baca lebih lanjut