Tag Archive: Backpacking


Akhir pekan ini bertepatan dengan libur 25 Desember. Kami bertujuh belas yang kebetulan sedang mempunyai hajat yang sama di Bogor berencana keluar bersama ke daerah Bandung. Apalagi kalau bukan untuk mengusit kepenatan selama beberapa pekan terakhir. Aktivitas pagi sampai malam berulang tiap hari. Jadilah memanfaatkan libur ini untuk hang out bareng.

09.00 – 10.30: Udiklat – Terminal Baranangsiang

Pagi itu kami berangkat dari tempat diklat di Cibogo Bogor menuju ke terminal Kota, Terminal Baranangsiang. Pukul 09.00 kami meluncurdengan angkot sewaan. Sial saja, saat itu jalan raya puncak sedang diberlakukan sistem buka tutup, atau sistem satu arah menuju ke arah Jakarta atau arah Bandung. Padahal terminal tujuan kami lebih dekat ke arah bawah atau ke arah Jakarta, namun saat itu diberlakukan satu arah ke atas. Ada dua pilihan, mau menunggu sampai dibuka ke arah bawah atau ke atas dengan mencari jalur alternatif. Habislah Rp.20.000 untuk opsi mengikuti arus lalu mencari jalur alternatif.

10.45 – 21.00: Terminal Baranangsiang – Ciwidey

Matahari agak terik sewaktu kami tiba di terminal barangsiang. Bis-bis berhenti di pelataran terminal. Di sudut yang berbeda terdengar derungan mesin bis yang siap digas pedalnya. Salah satu bis menuju terminal lewi panjang siap berangkat, kami bertujuh belas buru-buru masuk ke dalamnya. Tarif dipatok Rp.60.000.

Bis Mogok di Tengah Perjalanan Sepuluh menit, dua puluh menit berlalu. Air Conditioner berjuang melawan panasnya udara luar. Sial, bis mogok di tengah perjalanan, di tengah jalan tol lebih tepatnya. Penumpang berhamburan keluar bis, sambil meneduh di bawah pohon yang saat itu berdiri di samping jalan tol. Waktu terus berjalan, masalah persneling rusak belum juga selesai diperbaiki. Akhirnya kami berganti kendaraan setelah ongkos dikembalikan setengahnya.

Berganti menjadi mobil travel kami meluncur melanjutkan perjalanan langsung menuju ke Ciwidey. Ongkos langsung ke Ciwidey memakan Rp.60.000. Perjalanan menjadi sesak-sesak-an, satu mobil travel untuk sebegitu banyaknya jumlah kami.

21.00-22.00 Negosiasi Penginapan dan nikmati bandrek

Saat itu hari sudah sangat gelap, kami disambut gerimis romantis ala daerah Ciwidey. Sesampai di sana, beberapa urang Ciwidey masih terjaga dari tidur yang sepertinya memang sengaja menunggu wisatawan yang mencari penginapan. Kami langsung menyampaikan mencari Baca lebih lanjut

Iklan

Kabupaten Pemalang, sebuah kabupaten berjarak 100-an kilometer dari ibukota provinsi Jawa Tengah. Kabupaten ini memiliki sejumlah potensi dan sumber daya yang melimpah. Sebut saja kawasan pesisir pantainya, kawasan pegunungannya, sungai, perkebunan, dan wirausaha warganya. Kabupaten yang me-malang (membujur/memanjang, pen) dari pesisir pantai utara Jawa sampai lereng Gunung Slamet ini mempunyai sejumlah wisata air terjun. Salah satu air terjun mini itu, yang hanya segelintir orang yang mengetahui lokasinya, yaitu curug Bengkawah.

Letak Curug Bengkawah. Curug yang satu ini letaknya memang agak tersembunyi dari hingar bingar warga Pemalang. Curug kembar ini terletak di Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Jaraknya kurang lebih 30 km atau sekitar 30-45 menit perjalanan dari Pemalang Kota. Dengan menggunakan GPS (Global Positioning System), curug tersembunyi ini bisa dijumpai di koordinat S 7° 7′ 1,575″ dan E 109° 19′ 42,788″.

Perjalanan ke Curug Bengkawah. Baca lebih lanjut