Category: ilmu


Pindahan Rumah :)

Saya mau pindah rumah nih, berhubung sudah ada petak tanah di jagad maya yang tak termanfaatkan. Sila bila mau main, ke alamat saya Dani Nugroho. Ada sebidang tanah dari pada terbengkalai, akhirnya saya bangun juga itu tanah.

Yaa rumah baru, tanggung jawab baru. Siap untuk dicorat-coret πŸ™‚

Ketika Orang-Orang Nge-fesbuk

Lama-kelamaan mungkin kamus besar bahasa Indonesia akan ketambahan satu kata lagi, yaitu “Fesbuk”. Sebuah kata benda yang diasosiasikan dengan situs pertemanan di dunia maya. Kata turunannya boleh jadi “berfesbuk”, “memfesbuk”, “terfesbukkan”, “difesbukkan”.

Ibu: “Nak, sedang apa? sudah belajar belum?”
Anak: “Aku sedang berfesbuk, Mah. Memfesbukkan foto yang tadi siang kita ambil. Oh iya Mah, videonya perlu difesbukkan juga, tidak?”

Bermain fesbuk memang mengasyikkan, berinteraksi dengan akun teman atau kenalan kita. Saling me-like, saling berkomentar, saling ber-chat dan seterusnya. Baca lebih lanjut

Syukur, sebuah kata yang sering aku dengar. Bahkan ada lagu wajib/nasional yang judulnya Syukur. Lagu yang kita pelajari sejak SD dulu. Bersyukur untuk Indonesia kita.

Β “Dari yakinku teguh

Hati ikhlasku penuh

Akan karunia-Mu

Tanah air pusaka.

Indonesia merdeka.

Syukur aku sembahkan

KehadiratMu Tuhan”

Bersyukur, merasa cukup dengan apa telah ada, apa yang telah dikaruniakan Tuhan. Tidak merasa kurang, kurang, dan kurang, tapi merasa “beruntung, dengan keadaan yang ada”. Di sisi lain kita juga bermimpi, menarget apa-apa yang ingin kita raih. Jadi bersyukur tidak berarti menerima apa adanya, pasrah.

Bersyukur akan kesehatan diri sendiri dan orang sekitar, kondisi keuangan, keadaan keluarga, harta benda yang ada, dst. Semua orang bisa bersyukur, jadi bersyukurlah di setiap kesempatan. Alhamdulillah masih bisa berinternet, sehingga bisa menemukan dan membaca artikel ini, hehehe πŸ™‚ Semoga bisa mengambil ibroh atau pelajarannya ya!

Gambar

Saat kita mengeluhkan betapa kerasnya cobaan hidup yang kita jalani, saat kita mengeluhkan betapa tidak beruntungnya kita. Baca lebih lanjut

Cashflow Quadrant by R.T. Kyosaki

Baru saja aku baca materi kuliah salah satu teman baik gw (baca:acho) tentang kewirausahaan. Besok dia ada ujian mata kuliah ini jadi materinya ‘berserakan di atas kasur tidurnya.
Aku yang iseng, mencoba membaca-baca sebagian dari modulnya itu.

Di salah satu lembaran materi kuliahnya itu, ada satu nama yang menurutku tidak asing atau setidaknya aku pernah membaca atau pernah mendengarnya sekilas. Ia adalah Robert T. Kyosaki, yang kayaknya sih menurutku beliau adalah seorang wirausahawan.

Menurut Robert Kiyosaki tentang memperoleh uang atau sering disebut
“The Cashflow Quadrant”, ada 4 kuadran atau kelompok. Kuadran itu yaitu kuadran E,S,B, dan kuadran I.
Kuadran E mewakili kata Employee, atau berisi orang-orang yang bekerja sebagai pegawai, atau buruh atau mereka yang masih bekerja di perusahaan orang lain. Mereka termasuk manajer atau pimpinan tertinggi yang gajinya puluhan juta, ia termasuk dalam kuadran ini, sepanjang ia bekerja untuk perusahaan milik orang lain.

Selanjutnya adalah kuadran S, atau Self-Employee, Di kuadran ini adalah untuk orang yang memiliki perusahaan namun ia masih menjadi tulang punggung dalam perusahaan ini. Misalnya saja orang yang mempunyai toko kelontong. Ia masih membuka/menutup tokonya, melayani pembeli, dll. Ia masih mempekerjakan dirinya pada perusahaannya.

Untuk kuadran B, untuk Bussines Owner, atau mereka yang punya perusahaan, dan mereka tidak berkecimpung di dalamnya. Ini lah yang disebut pengusaha sejati.

Kuadran I, kuadran untuk Investasi. Orang yang berinvestasi dalam suatu usaha masuk dalam kuadran ini.

Aku ingin masuk dalam ke-empat kuadran itu, E,S,B, dan I. Tidak selamanya masuk dalam salah satu kuadran yang ada.

Contohnya, sebut saja pak Rohman. Ia merupakan seorang guru Bahasa Inggris di salah satu SMA. Tentu saja ia termasuk dalam kuadran E, karena posisinya adalah dipekerjakan pemerintah.

Ternyata, pak Rohman mempunyai usaha kursus bahasa Inggris di rumahnya, sehingga ia termasuk dalam kuadran S.
Saat pagi pak Rohman mengajar di sekolah dan sore hari ia mengajar kursus di rumah. Pendapatan yang lumayan mendorong pak Rohman untuk membuka toko di depan rumahnya, dengan dibantu Istrinya dengan mempekerjakan pegawai. Hal ini dapat disebut bahwa pak Rohman masuk dalam kuadran B.

Pendapatan yang semakin banyak, pak Rohman terdorong untuk membeli rumah. Karena beliau masih menempati rumah lama warisan orang tua, rumah yang baru ia kontrakkan. Ia pun menginvestasikan rumahnya. Ia tergolong dalam kuadran I.

Menjadi orang yang berada di semua kuadran mungkin menjadi impian sebagian orang. Yes! Termasuk saya! Sesungguhnya ada sangat banyak manfaat kalo kita berada di semua kuadran. Saah satunya, materi yang ada dapat kita fungsikan sebagai “pelicin” untuk kehidupan selanjutnya (baca:akhirat). Sebut saja sedekah, haji, atau berbuat baik lainnya. Begitulah kira-kira.

Siapa sih gak tau tanjakan yang satu ini. Tanjakan ini sungguh terkenal di kalangan para pecinta alam. Konturnya yang unyu membuat tanjakan ini menjadi primadona.

Terlebih karena mitos-mitos yang berkembang seputar tanjakan yang satu ini. Yup, Tebak coba tanjakan apa ini, hehe.

tereret tet teeet!!

Tanjakan cinta

Tanjakan Cinta

Lihatlah bentuk lekukan bukitnya. Bentuknya seperti lekukan pada simbol cinta kan, ❀ . Menarik untuk didaki. hehe

Itulah visual dari tanjakan yang khas dari perjalanan menuju puncak mahameru. Baca juga artikel mengenai gunung Semeru di artikel sebelumnya Mahameru, I’ll Get There Soon!

Kata orang-orang sih,

“Kalo kamu bisa melewati tanjakan cinta sambil terus memikirkan orang yang kamu cinta. Cinta itu akan mmm semacam abadi. Dengan satu syarat: kamu tidak boleh menoleh ke belakang.

Percaya atau tidak percaya, mitos ini wkwk mungkin lebih banyak dipercaya “buat main-main”, terutama buat mereka yang suka galau tentang jodoh, wkwk. Menurutku sih jangan terlalu percaya, hehe cukup sekedar buat main-main aja. Masa sebua tanjakan bisa memengaruhi jodoh seseorang, ntar bisa syirik dong, hehe. Kalau pun benar terjadi, itu sudah kehendak Yang di atas dan keduanya mungkin saling tersugesti. Jadi, ya jadilah.

Terlepas dari mitos yang ada, mungkin ada sesuatu yang ingin disampaikan oleh pembuatan cerita tersebut. Mengapa ada tantangan kita tidak boleh menoleh di belakang ?

Aku teringat filosofi kehidupan, bahwa yang sudah biarlah sudah. Nikmati apa yang sekarang sedang dijalani, tidak terpaku dengan masa lalu. Bagi saya pribadi, masa lalu hanya sebuah kenangan. Kenangan ini mengajarkan kita bagaimana untuk menjalani hidup di masa selanjutnya.

Kalau kita naik motor, kita harus fokus menghadap ke depan. Tidak ke kanan, tidak ke kiri, tidak ke belakang, dan apalagi ke atas atau ke bawah :D. Yep, we have to focus facing the life. Kalaupun kita ingin melihat ke belakang, lihat lah sewajarnya, tidak melenakan apa yang di depan. Mungkin itulah alasan ditemukannya kaca spion. Pengendara motor cukup menoleh ke spion saja, tanpa perlu mengalihkan kepala ke belakang. Fokus!

Kata teman-teman aku sih,

Semua akan indah pada waktunya.

Benar juga sih, semua orang pasti pernah diuji oleh Tuhan. Itu semata-mata agar level kita semakin meningkat. Mudahnya sih, kalo kita lulus ujian, kita bakal naik kelas atau ke sekolah baru yang lebih tinggi, misal SMP ke SMA atau SMA ke Perguruan tinggi.

Dan mungkin emang bener, kalo kita pengen menikmati pemandangan danau ranukumbolo dari atas, kita harus sabar. Apalagi kalo mau menganut mitos tadi, hehe. Kita baru bisa liat ranukumbolo-nya saat kita turun gunung, jadi kan gak menghadap belakang tapi menghadap depan, hehe Nikmati pendakian yang ada menuju puncak, baru turun gunung sambil melepas lelah sambil menikmati pemandangan ‘terlarang’ tadi.

Ranu Kumbolo, by: restyoosignorina.wordpress.com

BackPose Sang Embee!

BackPose Sang Embee!

Tanggal 10 Dzulhijjah, dikenal sebagai hari Idul Adha, atau Idul Qurban. Di tahun 1433 H ini, bertepatan dengan tanggal 26 Oktober 2012.
Bismillahi Allohu Akbar!
Pagi tadi, pemotongan urat leher seekor kambing sampai putus telah dilakukan. Oh betapa bergunanya kambing itu. Dia telah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai seekor kambing. Semoga Alloh menempatkanmu di tempat yang terbaik di sisiNya. aamiin.
“Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berqurbanlah.”(QS. 108:1-2)

Tahun 1438 H, harapannya bisa Qurban sapi. aamiin

Tips Menyimpan Kacamata Renang

Berenang adalah hobi yang menyenangkan bagi sebagian orang. Ya minimal saya deh, hehe. Berinteraksi dengan air itu ada sensasinya tersendiri seperti kesegaran gitu. Bagi saya air adalah sesuatu yang unik. Bisa dirasakan, bisa dilihat, bisa disentuh namun tidak bisa dipegang atau digenggam. Bukankah itu sesuatu yang unik? (jawab saja iya, haha *maksa*). Saat kita berenang pasti pakai kacamata kuda renang dong(walaupun kadang ada yang nekat enggak pake). Nah setelah selesai pasti kacamatanya kan dilepas *ya iyalah*. Masalahnya, kebanyakan orang tidak tahu bagaimana menyimpan kacamata kuda renang ini. Terkadang ane juga langsung melepas terus tinggal masukin tas.. hehehe Setelah gak sengaja kesasar di salah satu situs internet, ane menemukan info tentang cara menyimpannya gitu. Yaudah, biar gak kepanjangan ini dia:

ATURAN 1 – Jangan menggosok bagian dalam lensa kacamata renang

Kebanyakan perenang akan menggunakan jari-jari mereka, handuk atau bahkan menjilat bagian dalam lensa kacamata renang dengan lidah mereka untuk membersihkan lensa kacamata renang Β atau menghapus kabut.Β Menggosok bagian dalam lensa kacamata renang Β akan menyebabkan kerusakan, goresan dan bahkan mungkin menghilangkan lapisan anti-kabut di kacamata renang.

ATURAN 2 – Bilas kacamata renang setelah digunakan

Setelah Anda telah memakai kacamata renang Anda dalam latihan atau dalam perlombaan Anda pastikan Anda membilas kacamata renang dalam air dingin segar dan letakan kacamata renang sampai kering. Kacamata renang tidak dibuat untuk menahan panas, jadiΒ jangan gunakan air hangat atau panasΒ untuk membilas kacamata renang karena ini akan menyebabkan kerusakan pada klip tali, dan lensa kacamata renang.

Jangan gunakan deterjen atau produk kimia lainnyaΒ untuk mencuci kacamata renang Anda karena akan menyebabkan kerusakan. Air dingin segar merupakan pilihan terbaik.

goggle

kacamata renang

ATURAN 3 – Keringkan kacamata renang setelah dibilas

Setelah Anda membilas kacamata renang Anda, hal terbaik untuk dilakukan adalah biarkan kacamata renang kering dengan sendirinya.

Jangan letakan kacamata renang Anda ke dalam kantong/tas yang basah atau dibungkus dengan handuk. Hal ini akan menyebabkan bakteri dan jamur untuk berkembang biak dan dapat menyebabkan kerusakan pada kacamata renang.

Jangan pernah membiarkan kacamata renang Anda terjemur di bawah sinar matahari karena dapat mengakibatkan tali, klip dan frame lensa kacamata renang anda akan mengering dan patah.

sumber:Β http://belanjanyaman.com/index.php?route=news/news&news_id=208

Itu dia sob. Semoga kalo nyimpan ntar gak asal lagi yaa πŸ˜‰

Kalo buat saya, yang penting gak dosa (no-riba) haha πŸ˜€
Ane pake tabungan muamalat. Jadi bebas potongan administrasi tiap bulan kalo saldo lebih besar atau sama dengan 2 jeti. πŸ˜€ ya begitulah.. Toh bank juga perlu membayar gaji para pegawainya dan buat perawatan alat teknologinya. ya gak? πŸ˜‰
Well, jadi kalo penarikan duit bisa bebas biaya di ATM manapun. Sekarang juga ada fasilitas internet banking, sms banking, dll jadi gak kalah sama bank – bank lain. hehehe -=[Pertama Murni Syariah]=– \ ( ^^)/ yey

m ulinnuha

Iseng-iseng, saya kemarin nyari informasi tentang bank dan biaya administrasinya. Dan dari hasil googling, ternyata banyak orang yang masih bingung menentukan ingin membuka rekening di bank mana. Alasan utamanya, dari yang saya tangkap, adalah masih banyak yang bingung memilih bank dgn biaya administrasi murah dan fasilitas yang dibutuhkan.

Dan dari keisengan tersebut, saya berhasil merangkum daftar biaya masing-masing bank beserta fasilitas yang didapat. Oh iya, yang saya tulis di bawah ini adalah biaya dan fasilitas untuk jenis tabungan standar masing-masing bank, tidak termasuk deposito, giro, dsb. Semoga bermanfaat.

CATATAN: artikel ini sudah jarang diupdate sejak ditulis pada Februari 2011. Jadi misalnya ada perubahan atau kebijakan baru, saya tidak memasukkannya ke sini. Silakan tuliskan komentar di bawah apabila ada kekeliruan informasi atau apabila perubahan kebijakan dari bank. Terima kasih.

Lihat pos aslinya 2.601 kata lagi